Selama Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Grobogan memastikan bahwa harga dan pasokan bahan pokok dari komoditi pertanian maupun peternakan di wilayah Kota Pekalongan masih aman dan stabil pada bulan Ramadhan 2019. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Perdagangan, Sri Rahayu.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga komoditi hasil pertanian maupun peternakan serta bahan pangan, pihaknya secara intens melakukan pemantauan atau monitoring yang menyasar ke 5 pasar di Kabupaten Grobogan yakni Pasar Purwodadi, Pasar WirosarI, Pasar Gubug, Pasar Godong dan Pasar Kuwu. dengan menugaskan tim ataupun petugas yang secara bergantian dan rutin melakukan kegiatan monitoring di keempat lokasi pasar tersebut.
Dari kegiatan monitoring tersebut, Sri Rahayu menyebutkan memang ada beberapa kenaikan harga pada komoditi tertentu. Contoh kenaikan yang disebutkan yaitu pada gula pasir di Pasar Purwodadi per tanggal 9/5 sekitar 11.000 per tanggal 10/5 menjadi 13.000. Di Pasar Gubug harga daging ayam ras per tanggal 9/5 sekitar 30.000 menjadi 31.000 tanggal 12/05. Terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan di Pasar Purwodadi untuk cabe merah keriting per tanggal 8/05 di kisaran harga 16.000 rupiah melonjak menjadi 25.000 rupiah per tanggal 9/05.
Selain terjadi kenaikan, terjadi penurunan harga di Pasar Purwodadi , minyak goreng curah dari harga 11.500 tanggal 9/05 menjadi 10.000. Di Pasar Gubug bawang putih dari harga 45.000 menjadi 40.000. Harga cabai rawit merah turun dari 28.000 menjadi 26.000. Harga Beras IR 64(kw premium) dari harga 10.000 turun menjadi 8.000. Untuk harga ayam kampung tetap stabil di kisaran 65.000 per ekor. Telur ayam ras tetap stabil di harga 22.500 per kg.
Setelah ramadhan biasanya akan normal kembali. Masyarakat bisa melihat harga-harga komoditi barang kebutuhan sehari-hari dengan mengakses SiHati (Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi, sistem yang telah terintegrasi se-Jawa Tengah untuk mengendalikan inflasi dengan mengakses laman hargajateng.org. Masing-masing kabupaten/kota di Jawa Tengah akan melaporkan hasil-hasil pantauan harga yang setiap harinya akan ada petugas yang mengupdate data harga tersebut. Tiap kabupaten/kota biasanya selisihnya tidak begitu banyak dan masih stabil," papar Sri Rahayu