Print

WhatsApp_Image_2025-02-19_at_11.25.06.jpeg

Rapat Persiapan Pasar Murah Dalam Rangka HUT Grobogan Ke-299 Tahun

[Grobogan] – Dalam rangka memperingati hari jadi Grobogan ke-299 dan ( HBKN ) Hari Raya Idul Fitri 2025, Disperindag Grobogan menggelar rapat persiapan pasar murah yang akan diselenggarakan pada akhir Pebruari s/d Maret 2025.

Rapat berlangsung hari ini, Rabu 19 Februari 2025, di ruang rapat Parikesit, dipimpin oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan, Pradana Setyawan, S.Pt., M.P.

Rapat dihadiri oleh berbagai pihak terkait, seperti perwakilan dari OPD, BUMN, BUMD, dan organisasi lainnya. Agenda utama meliputi penetapan lokasi pasar murah, jadwal pelaksanaan, jenis barang yang dijual, serta langkah-langkah pelaksanaan kegiatan.

Menurut Pradana Setyawan, S.Pt. MP., Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan, pasar murah ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan dan sekaligus menjadi peringatan hari jadi Kabupaten Grobogan yang ke 299 Tahun. "Kami berkomitmen menyediakan bahan pokok berkualitas dengan harga di bawah pasar, seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan lainnya," ujarnya.

Selain itu, rapat juga membahas upaya pengendalian penimbunan barang dan koordinasi distribusi agar kegiatan berjalan lancar. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah ini dengan sebaik-baiknya.

Pasar murah rencananya akan digelar di 20 Kecamatan di Kabupaten Grobogan. mulai tanggal 26 Pebruari hingga 24 Maret 2025. Informasi lebih lanjut akan diumumkan melalui social media atau website resmi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan.

WhatsApp_Image_2025-02-19_at_11.23.26.jpeg

Harapan dari Rapat Persiapan Pasar Murah Tahun 2025

Dengan digelarnya rapat persiapan pasar murah ini, diharapkan kegiatan pasar murah Tahun 2025 dapat berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran. Beberapa harapan yang disampaikan oleh peserta rapat antara lain:

Ketersediaan Barang Berkualitas: Masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk.
Pemerataan Distribusi: Pasar murah dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan inflasi dan memiliki daya beli rendah.
Kelancaran Pelaksanaan: Seluruh pihak terkait, mulai dari penyelenggara, peserta pasar murah, hingga aparat keamanan, dapat berkoordinasi dengan baik untuk memastikan acara berjalan tanpa hambatan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat: Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan pasar murah ini secara bijak tanpa melakukan pembelian berlebihan.
Pengendalian Harga Pasar: Pasar murah ini diharapkan mampu menstabilkan harga bahan pokok di pasaran, terutama menjelang bulan Ramadan.
Partisipasi Aktif Semua Pihak: Seluruh stakeholder, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, diharapkan dapat berpartisipasi aktif demi kesuksesan acara ini.