
Monitoring Harga Kebutuhan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H
Grobogan - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan bersama Kepolisian Resor (Polres) Grobogan melakukan monitoring harga Kepokmas (17/03/2025).
Bidang Perdagangan Disperindag Grobogan bersama Polres Grobogan melaksanakan monitoring harga barang kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri di pasar daerah merupakan langkah penting untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan barang.
Biasanya, kegiatan ini bertujuan untuk:
✅ Mengendalikan lonjakan harga yang sering terjadi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional ( HBKN )
✅ Memastikan stok bahan pokok mencukupi kebutuhan masyarakat.
✅ Mencegah penimbunan atau spekulasi harga oleh oknum pedagang nakal.
✅ Memberikan rasa tenang bagi warga Kabupaten Grobogan dalam berbelanja persiapan Lebaran Idul Fitri 1446 H
Langkah ini diambil guna memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan pasokan barang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang lebaran.
Kepala Disperindag Grobogan, Pradana Setyawan, S.Pt. M.P, menyampaikan bahwa pemantauan ini bertujuan mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi saat permintaan meningkat.
“Monitoring ini kami lakukan agar harga kebutuhan pokok tidak melambung tinggi. Kami juga memastikan distribusi barang berjalan lancar dan stok mencukupi hingga Idul Fitri nanti,” ujarnya.
Beberapa komoditas yang dipantau meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, serta cabai dan bawang merah yang kerap mengalami fluktuasi harga.
Dari pihak Polres Grobogan, menambahkan bahwa pihaknya juga turut mengawasi potensi penimbunan dan praktik curang yang dapat merugikan masyarakat. “Kami akan menindak tegas oknum yang mencoba bermain harga atau menimbun barang demi keuntungan pribadi. Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” tegasnya.
Hasil sementara dari pemantauan menunjukkan bahwa harga sebagian besar barang kebutuhan pokok masih relatif stabil. Meski demikian, ada beberapa kenaikan harga pada komoditas tertentu.
Disperindag dan Polres Grobogan berencana melanjutkan pemantauan hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri 1446 H, seraya mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja dengan bijak dan tidak melakukan panic buying.

Pemerintah berharap melalui kegiatan ini, masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga yang berlebihan. Selain itu, pemerintah juga mendorong pelaku usaha dan pedagang untuk ikut menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi barang tetap lancar.
“Kami berharap kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, pedagang, maupun masyarakat, bisa menjaga kestabilan pasar demi kenyamanan bersama di momen perayaan ini,” tambah Kepala Bidang Perdagangan Christine Setyaningsih, S.P. M.P..