Print

WhatsApp_Image_2025-04-28_at_11.45.48_1.jpeg

Pemerintah Kabupaten Grobogan Gelar Exit Meeting EVRAN 2025 

Grobogan — Pemerintah Kabupaten Grobogan menggelar Exit Meeting dalam rangka Penyampaian Laporan Hasil Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah (EVRAN) Tahun 2025.

Bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati Grobogan, pada Senin, 28 April 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Grobogan, tim evaluator dari Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, Kepala Bappeda, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Exit Meeting ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan hasil evaluasi atas dokumen perencanaan dan penganggaran yang telah disusun Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk tahun 2025.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Grobogan menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak dalam proses evaluasi ini. Ia menegaskan bahwa hasil EVRAN menjadi bahan penting untuk memperbaiki kualitas perencanaan pembangunan daerah, guna memastikan program dan kegiatan yang dirancang benar-benar efektif, efisien, dan tepat sasaran.

"Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Grobogan," ujar Sekda Grobogan Anang Armunanto, S.Sos. M.Si.

WhatsApp_Image_2025-04-28_at_11.20.27_1.jpeg

Sementara itu, Tim Evaluator EVRAN dalam pemaparannya menjelaskan beberapa aspek yang menjadi fokus evaluasi, antara lain keselarasan antara dokumen perencanaan dan penganggaran, indikator kinerja daerah, serta efisiensi penggunaan anggaran. Tim juga memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi yang perlu diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan.

Acara ditutup dengan sesi diskusi, klarifikasi, serta penandatanganan berita acara Exit Meeting, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Grobogan.

Dengan terlaksananya Exit Meeting ini, Pemerintah Kabupaten Grobogan berharap dapat terus meningkatkan akuntabilitas serta efektivitas dalam pelaksanaan pembangunan daerah ke depan.