Print

WhatsApp_Image_2025-05-22_at_09.18.44.jpeg

Dukung Inovasi Batik Lokal: Pelatihan Motif Baru Siap Digelar di Dalmadi Center

Grobogan — Industri kreatif lokal di Kabupaten Grobogan kembali menunjukkan geliatnya. Pada pertemuan rutin Perkumpulan Batik, Tenun, dan Ecoprint “Bersemi”, para pelaku usaha batik berkumpul untuk menyatukan semangat inovasi dan pelestarian budaya.

 Pertemuan ini dihadiri oleh 21 anggota aktif Perkumpulan Bersemi serta 4 orang perwakilan dari Bidang Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan. Acara yang digelar dengan suasana kekeluargaan namun tetap profesional ini menjadi wadah dialog aktif antar anggota komunitas batik dengan Disperindag. Agenda utama yang menjadi sorotan adalah rencana pelatihan khusus untuk menciptakan motif batik baru menggunakan teknik canting cap. Ini merupakan salah satu bentuk inovasi penting dalam dunia perbatikan, di mana pengrajin diberi ruang untuk terus bereksperimen dan memperbarui khazanah motif yang dimiliki daerah.

Desain Motif Baru dalam Proses, Semangat Sudah Membara
Meski desain motif baru tersebut masih dalam tahap pengembangan, namun respons dari para anggota sangat positif. Proses perancangan motif ini tidak hanya menitikberatkan pada unsur estetika, tetapi juga makna filosofis yang menggambarkan identitas lokal Grobogan.

“Kami ingin batik Grobogan tidak hanya dikenal dari coraknya yang cantik, tapi juga dari cerita yang terkandung di dalamnya,” ujar salah satu anggota Perkumpulan Batik Bersemi.

Dalmadi Center Jadi Pusat Pelatihan, 21 Peserta Sudah Terdaftar
Rangkaian pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh di Dalmadi Center, sebuah pusat kegiatan ekonomi kreatif yang telah sering digunakan untuk pengembangan kapasitas pelaku UMKM. Sebanyak 21 peserta telah resmi terdaftar, terdiri dari para pengrajin batik yang telah berpengalaman maupun pemula yang antusias mempelajari teknik baru.

Pelatihan ini akan difokuskan pada: Teknik penggunaan canting cap untuk motif baru, Pemahaman dasar hingga lanjutan soal desain pola yang terinspirasi dari budaya lokal, Praktik langsung pembuatan kain batik dengan motif baru, Pelatihan ini juga merupakan langkah konkret untuk meningkatkan daya saing batik lokal di pasar nasional maupun internasional.

Seragam Batik 3 Dimensi, Simbol Semangat Baru
Salah satu hal yang menarik dari pelatihan ini adalah penetapan seragam bermotif Batik 3 Dimensi untuk dikenakan pada saat pembukaan acara. Motif ini dipilih sebagai simbol kebaruan, kedalaman kreativitas, dan langkah maju batik Grobogan. Batik 3 Dimensi memiliki karakter visual yang kuat, menggambarkan bagaimana para pengrajin kini siap melangkah ke level yang lebih tinggi, dengan produk-produk yang tak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai jual yang tinggi.\

WhatsApp_Image_2025-05-20_at_16.40.32.jpeg

Disperindag Grobogan: “Kami Siap Fasilitasi dan Dampingi”
Perwakilan dari Bidang Industri Disperindag Grobogan menyampaikan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan para anggota Perkumpulan Bersemi. Disperindag berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku industri kreatif, termasuk dalam hal fasilitasi pelatihan, promosi produk, hingga membuka akses pasar.

“Kegiatan seperti ini adalah bukti bahwa Grobogan memiliki potensi besar dalam industri batik. Disperindag akan terus hadir untuk mendukung proses kreatif dan pengembangan SDM, agar batik Grobogan bisa lebih dikenal luas,” ujar salah satu pejabat yang hadir.

Langkah Nyata Menuju Industri Batik yang Tangguh
Pertemuan ini menjadi sinyal positif bahwa batik Grobogan tidak hanya dijaga keberadaannya, tetapi juga terus dikembangkan. Dengan semangat gotong royong antara komunitas pengrajin dan pemerintah daerah, pelestarian budaya bisa berjalan berdampingan dengan inovasi dan penguatan ekonomi lokal.

Pelatihan motif baru ini diharapkan menjadi awal dari banyak inisiatif serupa yang dapat melahirkan produk batik unggulan, membawa nama Grobogan sejajar dengan daerah batik ternama lainnya di Indonesia.