
Dorong Ekonomi Lokal PT. Malindo Feedmill Serap 247 Tenaga Kerja Grobogan
Grobogan — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan melalui Bidang Industri melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap perusahaan industri di wilayahnya.
Salah satu perusahaan yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut adalah PT. Malindo Feedmill, sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi pakan ternak. Kegiatan Monev ini bertujuan untuk memastikan perusahaan industri di Kabupaten Grobogan menjalankan kegiatan produksinya sesuai dengan ketentuan, serta melakukan pelaporan produksi secara berkala melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).
Dari hasil monitoring yang dilakukan, diketahui bahwa PT. Malindo Feedmill telah menyampaikan laporan produksinya melalui SIINas hingga Triwulan I Tahun 2025. Hal ini menunjukkan kepatuhan perusahaan dalam mendukung transparansi dan keterbukaan data industri kepada pemerintah.
Produksi Tinggi dan Serapan Tenaga Kerja Lokal
PT. Malindo Feedmill mencatatkan kinerja produksi yang cukup signifikan, dengan rata-rata hasil produksi mencapai 15.000 hingga 20.000 ton pakan ternak per bulan. Produk-produk tersebut dipasarkan secara luas ke berbagai daerah di Pulau Jawa, terutama di wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur.
Dalam aspek ketenagakerjaan, perusahaan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi lokal. Saat ini, divisi produksi pakan ternak di PT. Malindo Feedmill menyerap sebanyak 247 tenaga kerja, yang mayoritas merupakan warga Kabupaten Grobogan. Hal ini mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Komitmen Disperindag Grobogan
Kepala Bidang Industri Disperindag Grobogan Sri Rahayu SE, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini akan terus dilakukan secara berkala. “Kami berkomitmen untuk mendorong perusahaan-perusahaan industri di Grobogan agar tetap produktif, patuh terhadap regulasi, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Dengan hasil Monev ini, Disperindag Grobogan berharap PT. Malindo Feedmill dan perusahaan industri lainnya dapat terus meningkatkan performa dan menjaga kualitas produksinya, seiring dengan dukungan dari pemerintah daerah.