Home
-
Published: 19 November 2024
-
Last Updated: 19 November 2024
-
Hits: 1123

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan yang dimana di hadiri langsung oleh Kepala Disperindag Bp. Pradana Setyawan, S.Pt., M.P. dan di dampingi oleh Kabid Perdagangan Ibu Christina Setyaningsih, S.P., M.P. untuk menghadiri Evaluasi Smart City Tahap II. dengan tema yaitu Tertib SIng tokcer (Penertiban Toko Swalayan dan Peningkatan Daya Saing Toko Eceran ) Program ini tentuya bertujuan untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan tidak merugikan toko eceran tradisional. Sementara itu, peningkatan daya saing toko eceran dapat dilakukan melalui berbagai langkah strategis yang meningkatkan kualitas layanan, manajemen stok, serta pemanfaatan teknologi dan pemasaran yang tepat. Dengan langkah-langkah tersebut, baik toko swalayan maupun toko eceran dapat beroperasi secara lebih berkelanjutan dan bersaing secara sehat di pasar.
Evaluasi Smart City Tahap II adalah tahap lanjutan dalam pengembangan dan penerapan konsep Smart City di suatu wilayah atau kota. Tahap ini biasanya dilakukan setelah tahap perencanaan dan implementasi tahap pertama dari Smart City, yang melibatkan penerapan teknologi dan infrastruktur digital di berbagai sektor, seperti transportasi, kesehatan, pendidikan, energi, dan pemerintahan.
Evaluasi pada Tahap II ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana inisiatif Smart City yang telah diterapkan dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat, meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik, serta mengidentifikasi potensi perbaikan yang dapat dilakukan.
Link Terkait : https://jatengprov.go.id/beritadaerah/evaluasi-tahap-2-gerakan-menuju-100-smart-city/
Evaluasi Smart City Tahap II bertujuan untuk memastikan bahwa berbagai inisiatif yang telah diterapkan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan kota. Pada tahap ini, pemangku kepentingan dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari penerapan teknologi yang sudah ada, serta merencanakan langkah-langkah perbaikan untuk mencapai tujuan yang lebih luas, seperti efisiensi, keberlanjutan, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga kota.








