Home
-
Published: 25 February 2025
-
Last Updated: 25 February 2025
-
Hits: 1221

Disperindag Siap Laksanakan Pasar Murah Tahun 2025 di 19 Kecamatan di Kab. Grobogan
Grobogan – Dalam rangka menyambut ( HBKN ) Hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H PEMKAB Grobogan melalui Disperindag melaksanakan Pasar Murah di 20 Titik di 19 Kecamatan (25/02/2025).
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan mengumumkan kesiapan pelaksanaan program pasar murah tahun 2025 yang akan digelar di 20 titik yang tersebar di 19 kecamatan di Wilayah Kabupaten Grobogan. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 1 Syawal 1446 H.
Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan, S.Pt., M.P. menyatakan bahwa pasar murah ini merupakan upaya Pemerintah Daerah untuk menekan lonjakan harga bahan pokok yang biasa terjadi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional ( HBKN ). "Kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya tanpa terbebani kenaikan harga," ujarnya.
Berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, sirup, dan kebutuhan lainnya akan dijual dengan harga di bawah pasar. Pasar murah ini juga didukung oleh Bulog, pelaku usaha lokal, dan distributor bahan pokok untuk memastikan ketersediaan barang yang cukup.
Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, program ini juga diharapkan dapat menstabilkan harga di pasar tradisional. "Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," tambahnya.
Pelaksanaan pasar murah akan dimulai di Bulan Februari 2025 dan berlangsung hingga menjelang Lebaran. Jadwal lengkap dan lokasi kegiatan akan diumumkan melalui kanal resmi Disperindag Grobogan dan media lokal.

Masyarakat Kabupaten Grobogan menyambut baik pelaksanaan pasar murah tahun 2025 yang digelar oleh Disperindag Kabupaten Grobogan. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata untuk mengatasi lonjakan harga bahan pokok, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.
Salah satu warga Kecamatan Purwodadi, Siti Aminah, mengungkapkan harapannya agar pasar murah tidak hanya menyediakan harga terjangkau, tetapi juga kualitas barang yang baik. "Kami berharap barang yang dijual tidak hanya murah, tapi juga berkualitas. Semoga pasar murah ini bisa membantu meringankan beban ekonomi kami," ujarnya.
Transparansi harga, pengawasan distribusi, dan pelayanan yang tertib juga menjadi harapan masyarakat. Mereka berharap tidak ada penimbunan atau praktik yang merugikan pembeli selama kegiatan berlangsung.
Dengan adanya pasar murah ini, masyarakat Grobogan berharap kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan dapat terpenuhi dengan lebih ringan dan merata.
Berikut jadwal 20 titik Pasar Murah di wilayah Kabupaten Grobogan









