Home
-
Published: 24 March 2025
-
Last Updated: 14 April 2025
-
Hits: 831

Gebyar Pasar Murah Resmi Ditutup oleh Bupati Grobogan, Bapak Setyo Hadi
Grobogan — Gebyar Pasar Murah yang digelar di Kabupaten Grobogan resmi ditutup pada hari ini oleh Bupati Grobogan, Setyo Hadi, didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan.
Acara penutupan tersebut berlangsung di lokasi pasar murah yang telah diadakan selama beberapa hari sebelumnya. Dalam sambutannya, Bupati Setyo Hadi mengungkapkan bahwa tujuan dari digelarnya pasar murah ini adalah untuk membantu masyarakat Grobogan mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, serta untuk menstabilkan harga pasar yang sering kali mengalami lonjakan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program-program serupa di masa depan.
“Dengan diadakannya pasar murah ini, kami berharap bisa meringankan beban masyarakat, terutama yang terdampak oleh tingginya harga barang-barang kebutuhan pokok. Kami juga berkomitmen untuk terus memantau dan memperbaiki distribusi barang agar harga tetap stabil dan terjangkau,” ujar Bapak Setyo Hadi.
Simbolisasi pemberian sembako pun dilakukan dengan penyerahan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat yang berhak menerimanya. Paket sembako tersebut terdiri dari bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan lainnya yang sangat dibutuhkan
Selama beberapa hari pelaksanaan pasar murah, masyarakat antusias berbelanja berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran. Acara ini mendapat respon positif dari berbagai lapisan masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya pasar murah ini.

Kepala Disperindag Grobogan, Pradana Setyawan, S.Pt. M.P. yang turut hadir dalam acara penutupan tersebut, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan para pedagang yang telah bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan ini. “Kami berharap acara seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar masyarakat tidak hanya merasakan manfaat pada saat-saat tertentu, tetapi juga dalam jangka panjang,” kata Kepala Disperindag.
Penutupan pasar murah ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat serta sejumlah kepala dinas terkait yang turut mendukung kegiatan tersebut. Setelah penutupan resmi, para pedagang kembali beraktivitas seperti biasa, sementara pemerintah kabupaten memastikan akan terus memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional Grobogan.
Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan pasar murah tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi salah satu langkah strategis dalam memperbaiki perekonomian masyarakat di Kabupaten Grobogan.








