
Peninjauan Kesiapan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Pasar, SPBU, dan SPBE
Grobogan – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, pemerintah bersama pihak terkait melakukan peninjauan kesiapan di beberapa titik vital yang mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
Di antaranya adalah Pasar Nglejok, SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), dan SPBE (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan pokok dan bahan bakar selama libur lebaran dapat terpenuhi dengan lancar dan aman.
Kesiapan Pasar Nglejok
Di Pasar Nglejok, para pedagang sudah mempersiapkan berbagai kebutuhan masyarakat jelang lebaran, termasuk sembako, bahan makanan, dan kebutuhan lebaran lainnya. Petugas dari Bidang Pasar Disperindag mengecek ketersediaan barang di pasar untuk memastikan tidak ada kelangkaan bahan pokok. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pradana Setyawan, S.Pt. M.P mengatakan bahwa stok bahan pangan seperti beras, minyak goreng, gula, daging, serta sayuran telah mencukupi kebutuhan pasar.
“Pasar Nglejok kami pastikan aman dan stok cukup. Kami juga sudah koordinasi dengan pedagang agar harga tetap stabil dan tidak ada lonjakan yang tidak wajar,” ujar Kadisperindag
Selain itu, kebersihan pasar juga menjadi fokus perhatian. Pengelola pasar memastikan area pasar tetap bersih dan nyaman, mengingat banyaknya pengunjung yang akan datang. Keamanan juga menjadi hal utama, dengan penempatan petugas keamanan di beberapa titik strategis.

Kesiapan SPBU dan Antisipasi Lonjakan Penggunaan BBM
Menjelang libur Idul Fitri, SPBU di Nglejok juga dipantau oleh pihak berwenang. Terutama untuk memastikan ketersediaan bahan bakar, mengingat banyaknya kendaraan yang akan melakukan perjalanan mudik. Diperkirakan ada lonjakan permintaan BBM di SPBU, sehingga pihak SPBU telah menambah jam operasional dan memastikan stok BBM, seperti Pertalite, Premium, dan Solar, tersedia dalam jumlah yang memadai.
“Jelang libur lebaran, kami sudah mempersiapkan stok BBM tambahan. Kami juga menyiagakan petugas untuk mengatur antrean agar pengisian bahan bakar berjalan lancar tanpa ada kemacetan,” ujar petugas SPBU setempat.
Pihak SPBU juga mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi aturan keselamatan saat mengisi bahan bakar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.








