Home
-
Published: 23 April 2025
-
Last Updated: 23 April 2025
-
Hits: 548

Disprindag Hadiri Pertemuan Rutin Asosiasi IKM Sektor Makanan Olahan
Grobogan, 23 April 2025 – Bidang Industri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan menghadiri pertemuan rutin yang diselenggarakan oleh Dalmadi Center.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu pusat kegiatan IKM ini dihadiri oleh sejumlah pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) makanan olahan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Grobogan. Dalam suasana yang penuh semangat kolaboratif, pertemuan ini menjadi ajang diskusi dan berbagi pengalaman antar pelaku industri serta pemerintah daerah.
Kepala Bidang Industri Disperindag Grobogan menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor makanan olahan lokal. “Kami sangat mengapresiasi pertemuan rutin ini karena menjadi sarana untuk menyerap aspirasi para pelaku IKM serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor industri,” ujarnya.
Pertemuan tersebut juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh para pelaku IKM, mulai dari akses pasar, pengemasan produk, hingga perizinan. Dalmadi Center selaku penyelenggara berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi forum yang berkelanjutan untuk memajukan industri makanan olahan lokal yang semakin kompetitif di pasar regional maupun nasional.

Selain menyerap aspirasi dari pelaku IKM, Dalmadi Center juga memfasilitasi kegiatan display produk makanan olahan dari para anggota IKM. Produk-produk tersebut ditampilkan dan dijual secara langsung kepada pengunjung, sebagai bentuk promosi dan perluasan akses pasar bagi para pelaku usaha kecil.
Kegiatan display produk ini menjadi daya tarik tersendiri, karena masyarakat dapat mengenal lebih dekat ragam produk unggulan hasil olahan lokal, mulai dari camilan tradisional hingga makanan modern dengan kemasan menarik.
Dengan adanya pertemuan dan kegiatan promosi ini, diharapkan industri makanan olahan di Kabupaten Grobogan dapat terus berkembang, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.








