Home
-
Published: 24 April 2025
-
Last Updated: 24 April 2025
-
Hits: 439

Kadisperindag Hadiri Forum Lintas Perangkat Daerah Dalam Penyusunan Renstra
Grobogan, 24 April 2025 — Dalam upaya menyusun arah pembangunan yang lebih terarah dan terukur, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan.
Turut menghadiri Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Grobogan, Kamis (24/4/2025). Forum ini merupakan bagian dari rangkaian proses penyusunan Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah untuk periode 2025–2029. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan, serta menghadirkan tim perumus dari Bappeda dan unsur perencana dari masing-masing instansi.
Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan, S.Pt. M.P menyatakan komitmennya untuk menyelaraskan program dan kegiatan Disperindag dengan arah kebijakan daerah. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor industri kecil dan menengah serta peningkatan daya saing produk lokal sebagai bagian dari fokus Renstra Disperindag lima tahun ke depan.
"Kami akan fokus pada penguatan ekosistem industri dan perdagangan lokal, pemberdayaan pelaku UMKM, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang perizinan dan perlindungan konsumen," jelasnya.
Forum ini menjadi momentum penting untuk membangun kesamaan persepsi dan arah pembangunan, terutama dalam menjawab isu-isu strategis daerah seperti ketahanan ekonomi lokal, pengangguran, inflasi, serta pengembangan wilayah berbasis potensi unggulan.
Dengan terlaksananya forum ini, diharapkan setiap perangkat daerah mampu menyusun Renstra yang lebih terukur, terarah, dan selaras dengan dokumen perencanaan daerah lainnya seperti RPJMD dan RKPD.

Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Bappeda menyampaikan harapannya agar seluruh perangkat daerah dapat menjadikan forum ini sebagai pijakan awal untuk menyusun dokumen Renstra yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menjadi landasan strategis dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
"Kami berharap seluruh perangkat daerah dapat merumuskan program dan kegiatan yang benar-benar berdampak, serta sejalan dengan arah kebijakan nasional dan prioritas pembangunan daerah. Renstra harus menjadi dokumen yang hidup, yang mencerminkan kebutuhan riil masyarakat serta mampu menjawab tantangan masa depan," ujar Kepala Bappeda Afi Wildani, ST., M.Eng
Lebih lanjut, Pemerintah Daerah menekankan pentingnya integrasi antara perencanaan jangka menengah (Renstra) dengan dokumen penganggaran, sehingga visi pembangunan daerah dapat diwujudkan secara konsisten dan berkesinambungan selama lima tahun ke depan.








