WhatsApp_Image_2025-07-21_at_10.16.55.jpeg

Temukan Dugaan Beras Tak Sesuai Mutu di Grobogan, Satgas Pangan Turun Tangan

Grobogan – Satuan Tugas Pangan Kabupaten Grobogan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Grobogan melakukan inspeksi mendadak di sejumlah toko ritel modern dan pasar tradisional, menyusul maraknya isu beras premium oplosan yang mencuat secara nasional.

Inspeksi Mendadak ( Sidak ) tersebut menyasar sejumlah merek beras yang dicurigai tidak sesuai dengan standar mutu yang berlaku. Kegiatan pengawasan dilakukan pada Kamis, 18 Juli 2025, dengan menyasar minimarket dan supermarket di wilayah Purwodadi serta Pasar Induk Purwodadi. Dalam kegiatan tersebut, tim pengawas menemukan dua merek beras yang menarik perhatian, yaitu Sania dan Setra Pulen, yang dikemas dan dijual sebagai beras premium.


Disperindag Grobogan kemudian mengambil sampel dari kedua merek tersebut dan mengirimkannya ke laboratorium pengujian mutu milik Perum Bulog di Toroh, Grobogan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa:

Beras Sania memiliki kadar butir patah sebesar 8,4%

Beras Setra Pulen memiliki kadar butir patah sebesar 10,2%

Angka tersebut masih berada di bawah batas maksimal yang ditentukan oleh Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 2 Tahun 2023, yaitu 15% untuk beras premium. Dengan demikian, kedua merek tersebut masih memenuhi kriteria mutu beras premium.

Namun demikian, Kepala Disperindag Grobogan, Pradana Setyawan, menegaskan bahwa pihaknya akan tetap melakukan pengawasan lanjutan dan sampling terhadap merek-merek lainnya, untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang luput dari perhatian.

“Kami tidak ingin masyarakat Grobogan dirugikan karena membeli beras dengan label premium, tapi mutunya tidak sesuai. Meski dua sampel ini masih dalam batas aman, pengawasan akan terus kami lakukan,” ujar Pradana.


Sementara itu, di tingkat nasional, Satgas Pangan Polri bersama Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pertanian telah mengungkap lebih luas adanya dugaan kecurangan dalam pendistribusian beras premium, yang dilakukan oleh sejumlah produsen besar.

Dari hasil investigasi nasional terhadap 212 merek beras di 10 provinsi, ditemukan bahwa:

Lebih dari 85% beras premium tidak sesuai dengan standar mutu, berat, atau dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

7 perusahaan besar produsen beras telah dipanggil untuk pemeriksaan lebih lanjut.

22 orang saksi dari berbagai pihak telah dimintai keterangan terkait dugaan pengoplosan beras dan manipulasi kemasan.

Badan Pangan Nasional juga telah menginstruksikan agar seluruh dinas di daerah, termasuk di Jawa Tengah, untuk melakukan pengawasan intensif terhadap distribusi beras, terutama yang dikemas ulang dan dijual sebagai produk premium.

 

 

WhatsApp_Image_2025-07-21_at_10.25.02.jpeg

Pengawasan Terus Dilanjutkan
Dalam konteks ini, Disperindag Grobogan menyatakan akan menambah titik pengawasan, tidak hanya di ritel modern tetapi juga di pasar tradisional dan distributor utama. Pengambilan sampel akan diperluas ke berbagai merek lokal dan nasional lainnya.

“Masyarakat juga bisa berperan dengan melaporkan jika merasa mutu beras yang dibeli tidak sesuai label,” tambah Kabid Perdagangan Disperindag Grobogan, Retno Kusumaningrum.

Disperindag menyediakan jalur aduan langsung melalui kantor pelayanan maupun kanal online resmi untuk menampung laporan masyarakat.

Tips untuk Konsumen
Disperindag Grobogan mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan selektif dalam membeli beras:

Pastikan membeli di toko yang terpercaya dan berizin resmi.

Perhatikan label kemasan, tanggal produksi, dan berat bersih.

Hindari membeli beras curah berlabel premium tanpa identitas jelas.

Laporkan ke Disperindag jika menemukan kejanggalan mutu atau kemasan.


Kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh pelaku usaha distribusi pangan agar tidak bermain-main dengan kualitas dan kejujuran dalam label produk, terutama untuk komoditas pokok seperti beras. Sementara itu, pemerintah daerah seperti Kabupaten Grobogan terus berkomitmen menjaga hak konsumen dan ketertiban pasar melalui pengawasan berkala serta kerja sama lintas sektor dengan Satgas Pangan Nasional.

Add comment


Security code
Refresh

BUPATI GROBOGAN...
WABUP GROBOGAN
KEPALA DISPERIN...

Peraturan Dan Informasi

WBS Grobogan

Kuning_dan_Oranye_Playful_Organic_Warung_Banner_Lanscape_11zon.png

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_16_1.gif

Social Media Disperindag

Youtube Chanel

Link Terkait

Pasar Id Pedagang
Kementrian Perdagangan
Dalmadi Center
Asosiasi IKM Grobogan
Kementrian Perindustrian
Kementrian ESDM
Disperindag Jateng

DINAS_PERINDUSTRIAN__4_-removebg-preview.png

download-removebg-preview_7.png Jalan Ahmad Yani No.357, Purwodadi, Grobogan, Jateng, 58112.

Tertib_SIng_Tokcer-removebg-preview.png

Template Settings
Select color sample for all parameters
Red Green Blue Gray
Background Color
Text Color
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Scroll to top