WhatsApp_Image_2025-07-29_at_10.38.10.jpeg

Perkuat Transformasi Digital dan Pemerataan Industri Hadapi Tantangan Global

Jakarta - Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menegaskan komitmennya terhadap penguatan ketahanan dan daya saing industri nasional melalui transformasi digital, hilirisasi, serta pemerataan pengembangan kawasan industri.

Ketahanan industri menjadi elemen strategis dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang. “Industri merupakan sarana untuk menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat melalui pembangunan ekosistem industri. Angka pencapaian kinerja yang telah kami sampaikan dapat mencerminkan ketahanan industri nasional. Bagaimana kita harus menjaga daya saing industri, memperdalam dan memperkuat struktur industri dari hulu ke hilir, serta membangun ekosistem industri itu sendiri. Bagi kami, membangun industri bukan sekedar mendirikan pabrik ataupun menumbuhkan angka investasi, namun industri merupakan sarana untuk menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat melalui pembangunan ekosistem industri," kata Emmy Suryandari, Staf Ahli Menteri Perindustrian bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0, dalam sambutannya di acara Industry Award 2025 bertema “Strengthening Resilience, Redefining Standards: Championing Industry 4.0 and The Digital Shift.”

Emmy memaparkan sektor industri pengolahan nasional telah menunjukkan kontribusi signifikan bagi perekonomian, dengan nilai tambah manufaktur Global Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia pada 2023 mencapai USD 255,96 miliar jauh melampaui nilai rata-rata MVA dunia sebesar USD 78,73 miliar. Dan menempatkan Indonesia di peringkat 12 dunia serta tertinggi di kawasan ASEAN. Industri manufaktur juga mencatat kontribusi 17,50% terhadap PDB pada Triwulan I-2025 dan menjadi penopang utama ekspor nasional dengan nilai mencapai USD 196,5 miliar sepanjang 2024.

Namun, dalam konteks global yang penuh tekanan akibat proteksionisme seperti Trump Tariff Effect, ketegangan geopolitik, dan fluktuasi harga energi serta bahan baku, sektor industri nasional dihadapkan pada tantangan serius. Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia tercatat 46,9 pada Juni 2025, masih berada dalam fase kontraksi. Dalam kondisi ini, perlindungan terhadap pasar dalam negeri serta penguatan permintaan domestik menjadi faktor kunci untuk menjaga keberlangsungan industri nasional.

“Kami percaya bahwa arah pembangunan ini bukan semata persoalan angka, tetapi juga soal keberpihakan. Keberpihakan pada kemandirian ekonomi, penciptaan lapangan kerja, ketahanan industri nasional, dan keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi masa depan bangsa,” ujar Emmy.

Lebih lanjut disampaikan, Kementerian Perindustrian telah menetapkan enam klaster program prioritas sebagai kerangka kerja strategis dalam pembangunan industri nasional ke depan. Fokus program ini mencakup hilirisasi dan ketersediaan bahan baku dengan kebijakan harga gas bumi yang kompetitif; pengembangan kawasan industri dan infrastruktur pendukungnya; penguatan industri dalam negeri termasuk industri kecil dan menengah, industri halal, serta peningkatan belanja produk lokal; modernisasi dan digitalisasi industri melalui Making Indonesia 4.0 dan restrukturisasi sektor; peningkatan kompetensi SDM industri; serta transisi menuju industri hijau sesuai dengan target Net Zero Emission.

Dalam hal transformasi digital, data hingga Juni 2025 menunjukkan sebanyak 1.545 industri telah melakukan penilaian mandiri melalui INDI 4.0, 29 industri ditetapkan sebagai National Lighthouse dan 2 industri sebagai bagian dari Global Lighthouse Network. Selain itu, pelatihan dan pendampingan telah menjangkau lebih dari 20.000 pelaku IKM dan profesional industri.

“Transformasi digital terbukti memberikan dampak signifikan bagi perusahaan-perusahaan champion INDI 4.0, terutama dalam hal penurunan konsumsi energi, peningkatan produktivitas dan efisiensi, serta pengurangan biaya produksi. Oleh karena itu, kami mendorong perusahaan industri yang belum secara optimal memanfaatkan teknologi digital dalam proses produksinya untuk mulai melakukan akselerasi transformasi digital,” ungkapnya.

Selengkapnya silahkan kunjungi website Kemenperin RIhttps://www.kemenperin.go.id/artikel/72482101/Kemenperin-Perkuat-Transformasi-Digital-dan-Pemerataan-Industri-Nasional-Hadapi-Tantangan-Global

Add comment


Security code
Refresh

BUPATI GROBOGAN...
WABUP GROBOGAN
KEPALA DISPERIN...

Peraturan Dan Informasi

WBS Grobogan

Kuning_dan_Oranye_Playful_Organic_Warung_Banner_Lanscape_11zon.png

Black_and_Grey_Video_Centric_YouTube_Intro_16_1.gif

Social Media Disperindag

Youtube Chanel

Link Terkait

Kementrian ESDM
Disperindag Jateng
Pasar Id Pedagang
Kementrian Perindustrian
Asosiasi IKM Grobogan
Dalmadi Center
Kementrian Perdagangan

DINAS_PERINDUSTRIAN__4_-removebg-preview.png

download-removebg-preview_7.png Jalan Ahmad Yani No.357, Purwodadi, Grobogan, Jateng, 58112.

Tertib_SIng_Tokcer-removebg-preview.png

Template Settings
Select color sample for all parameters
Red Green Blue Gray
Background Color
Text Color
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Scroll to top