Berita
-
Parent Category: Info
-
Category: Berita
-
Published: 03 September 2025

Kadisperindag Laksanakan Monitoring Pasar Hewan Ketitang dan Pasar Godong
Grobogan – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Grobogan melaksanakan monitoring langsung ke Pasar Hewan Ketitang dan Pasar Godong pada Rabu (3/9).
Sebagai bentuk pengawasan rutin terhadap aktivitas perdagangan, khususnya sektor pasar hewan dan pasar tradisional. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan kelancaran aktivitas jual beli, menjaga stabilitas harga, serta meninjau kondisi sarana prasarana pasar. Dalam kesempatan tersebut, Kadisperindag juga berinteraksi dengan para pedagang, pembeli, serta pengelola pasar untuk mendengar langsung aspirasi dan kendala yang dihadapi.
Monitoring tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa aktivitas jual beli berjalan lancar, harga kebutuhan pokok maupun harga hewan ternak tetap stabil, serta sarana dan prasarana pasar dapat berfungsi dengan baik demi kenyamanan pedagang dan masyarakat.
Fokus Monitoring di Pasar Hewan Ketitang
Di Pasar Hewan Ketitang, Kadisperindag meninjau perdagangan sapi, kambing, dan kerbau yang merupakan komoditas utama di pasar tersebut. Kadisperindag mengecek kondisi kesehatan hewan ternak, ketersediaan fasilitas kandang sementara, serta mekanisme keluar masuk kendaraan pengangkut hewan.
“Kami ingin memastikan bahwa hewan yang diperjualbelikan dalam keadaan sehat dan layak, serta transaksi berjalan aman dan tertib. Pasar hewan menjadi salah satu penyangga ekonomi masyarakat desa sehingga perlu pengawasan intensif,” tegas Kadisperindag.
Selain itu, Kadisperindag juga mengingatkan petugas pasar untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar, terutama limbah kotoran hewan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan maupun bau yang mengganggu warga sekitar.

Peninjauan Pasar Godong
Sementara itu, di Pasar Godong, Kadisperindag memantau kondisi perdagangan kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, cabai, bawang, minyak goreng, dan gula. Dalam interaksi dengan pedagang, Kadisperindag menanyakan perkembangan harga serta daya beli masyarakat.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok relatif stabil, meskipun terdapat fluktuasi kecil pada komoditas cabai merah dan bawang merah akibat faktor cuaca. Kadisperindag menegaskan pentingnya menjaga ketersediaan stok barang untuk mencegah gejolak harga yang dapat membebani masyarakat.
Aspirasi Pedagang dan Arahan UPTD
Dalam dialog dengan pedagang, beberapa menyampaikan aspirasi terkait penataan los, kebutuhan perbaikan fasilitas umum, serta harapan adanya promosi pasar rakyat agar pengunjung semakin ramai.
Menanggapi hal itu, Kadisperindag langsung memberikan arahan kepada petugas UPTD Pasar Wilayah Barat agar:
-
Meningkatkan pelayanan dan pengawasan rutin, khususnya pada hari pasaran besar.
-
Menjaga kebersihan dan keamanan pasar, bekerja sama dengan perangkat desa dan masyarakat.
-
Menyusun laporan harga harian dan mingguan untuk memantau fluktuasi dan menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah.
-
Membuat inovasi pengelolaan pasar, seperti pengaturan parkir kendaraan agar lebih tertib dan tidak mengganggu akses jalan.

Upaya Pemerintah Daerah
Melalui monitoring ini, Kadisperindag menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir dalam menjaga keberlangsungan pasar tradisional dan pasar hewan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Pasar rakyat bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga bagian dari denyut ekonomi daerah. Kami ingin memastikan pedagang dan pembeli merasa aman, nyaman, serta harga tetap terkendali. Dengan begitu, perekonomian lokal Grobogan dapat terus tumbuh,” pungkas Kadisperindag
“Pasar hewan maupun pasar tradisional menjadi salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan lapangan penting agar keamanan, kenyamanan, serta stabilitas harga tetap terjaga,” ujar Kadisperindag saat meninjau lapak pedagang di Pasar Godong.
Selain memantau ketersediaan barang kebutuhan pokok, Kadisperindag juga memberikan arahan kepada petugas UPTD agar selalu menjaga kebersihan pasar, menata lalu lintas kendaraan di area pasar hewan, serta meningkatkan pelayanan kepada pedagang maupun pengunjung.
Monitoring ini juga menjadi upaya antisipasi terhadap potensi masalah, seperti kenaikan harga, kelangkaan barang, maupun gangguan kesehatan hewan di pasar ternak. Dengan adanya langkah proaktif tersebut, diharapkan pasar rakyat di Kabupaten Grobogan tetap kondusif dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal
-
Created: 03 September 2025
-
Last Updated: 03 September 2025
-
Hits: 510




